hari rabu setiap kelompok harap membawa, akar, daun, batang, bunga dari
1. sirsak
2. kenongo
3. euphorbia
4. kembang merak
5. putri malu
6. akasia/petai
7. anggrek (bisa ambil dr green house)
Senin, 04 April 2016
Sabtu, 02 April 2016
Produksi ATP : 38 ataukah 36 ?
Ada perbedaan dalam hasil akhir pembentukan ATP pada proses respirasi. Proses respirasi yang berlangsung pada mitokondria
di hati, ginjal, dan mitokondria jantung menghasilkan 38 ATP untuk satu
molekul glukosa yang dipecah, karena tahap akhir respirasi aerob yaitu
rantai transpor elektron berlangsung melalui sistem ulang-alik malat aspartat. Sistem ulang-alik lain adalah ulang-alik gliserol-phosphat. Sistem ini hanya menghasilkan 36 ATP untuk tiap mol glukosa, dan berlangsung di otot rangka dan otak. Apa bedanya?
Proses respirasi aerob menghasilkan
senyawa antara berupa NADH. Glikolisis menghasilkan NADH yang sering
disebut NADH sitosol, karena proses tersebut berlangsung pada sitosol.
Dekarboksilasi oksidatif dan Daur Krebs menghasilkan NADH matriks,
karena proses tersebut berlangsung pada matriks mitokondria. Dalam
rantai transpor elektron, NADH akan dioksidasi ulang dan pada akhir
reaksi akan menghasilkan ATP dan H2O. Pada kenyataannya, membran
mitokondria tidak permeabel terhadap NADH sitosol. Dengan sederhana
dikatakan: NADH sitosol tidak dapat masuk ke dalam mitokondria untuk
mengalami oksidasi ulang pada rantai transpor elektron.
Suatu cara yang berlangsung dengan
cerdik telah diketahui. NADH sitosol dapat masuk ke dalam mitokondria
secara tidak langsung melalui sistem ulang-alik malat-aspartat.
Prosesnya sebagai berikut: NADH sitosol melepaskan H+ dan ditangkap oleh
oksaloasetat sehingga berubah menjadi malat, yang kemudian masuk ke
dalam mitokondria dengan bantuan sistem transpor malat-a-ketoglutarat
yang terdapat pada membran mitokondria. Di dalam matriks mitokondria,
malat akan melepaskan ion H+ yang akan diterima oleh NAD sehingga
tereduksi menjadi NADH, dan selanjutnya NADH akan dioksidasi ulang
melalui rantai transpor elektron. Sementara itu malat yang telah
melepaskan ion H+ berubah kembali menjadi oksaloasetat. Karena membran
mitokondria tidak permeabel terhadap oksaloasetat, maka oksaloasetat
dipecah menjadi a-ketoglutarat dan aspartat melalui reaksi dengan
glutamat. Aspartat keluar dari dalam matriks ke sitosol melalui sistem
transpor glutamat-aspartat yang juga terdapat pada membran mitokondria,
sedangkan a-ketoglutarat keluar dari matriks melalui sistem transpor
malat-a-ketoglutarat. Di sitosol aspartat akan bereaksi dengan
a-ketoglutarat dan menghasilkan oksaloasetat dan glutamat untuk
mengulangi siklus yang sama. Lihat gambar berikut!
Berbeda dengan sistem ulang-alik
malat-aspartat, sistem ulang-alik gliserol-phosphat lebih sederhana.
Prosesnya sebagai berikut: NADH sitosol melepaskan ion H+ dan diterima
oleh dihydroxyacetonphosphate hingga tereduksi menjadi glycerol-3-phosphate. Glycerol-3-phosphate
akan melepaskan ion H+ kepada FAD sehingga tereduksi menjadi FADH, dan
kembali berubah menjadi dihydroxyacetonephosphate untuk mengulangi
siklus yang sama. Ion H+ dari FADH akan dipindahkan kepada ubikuinon
sehingga tereduksi menjadi ubikuinonH untuk selanjutnya memasuki rantai
traspor elektron. Lihat gambar!
Kesimpulannya
adalah: bila melalui sistem ulang-alik malat-aspartat NADH sitosol
dapat masuk ke dalam mitokondria untuk mengalami proses rantai transpor
elektron dan menghasilkan 3 ATP untuk setiap NADH yang
dioksidasi. Bila melalui sistem ulang-alik gliserol-phospat, NADH
sitosol dikonversi menjadi FADH lalu masuk ke dalam mitokondria untuk
mengalami proses rantai transpor elektron dan dihasilkan 2 ATP untuk
setiap FADH yang dioksidasi.
sumber : http://biologimediacentre.com
Jumat, 11 Maret 2016
Tugas Sistematika Tumbuhan Tinggi (semester 4) setiap kelompok harap membawa tumbuhan berikut.
1. tumbuhan tomat (daun, batang, akar, bunga, buah)
2. cabai (daun, batang, akar, bunga, buah)
3. ciplukan (daun, batang, akar, bunga, buah)
4. rumput teki
5. jenis tumbuhan disamping
6. kacang tanah/kacang ijo/kacang panjang (daun, batang, akar, bunga, buah)
7. dadap/saga
1. tumbuhan tomat (daun, batang, akar, bunga, buah)
2. cabai (daun, batang, akar, bunga, buah)
3. ciplukan (daun, batang, akar, bunga, buah)
4. rumput teki
5. jenis tumbuhan disamping
6. kacang tanah/kacang ijo/kacang panjang (daun, batang, akar, bunga, buah)
7. dadap/saga
Kamis, 25 Februari 2016
Tugas mata kuliah sistematika tumbuhan tinggi mahasiswa semester IV.
1. Harap membawa 6 set tumbuhan melinjo (ranting, buah, bunganya)
2. kelompok 1 dan 2 : 6 jenis rumput, bandotan/wedusan+bunganya.
3. kelompok 3 dan 4 : talas daun hijau, sri rejeki, (kalau bisa yang sudah berbunga)
4. kelompok 5 dan 6 : bunga matahari, 6 tumbuhan keningkir+bunganya.
*NB : nomor 1 tanggung jawab kelas
1. Harap membawa 6 set tumbuhan melinjo (ranting, buah, bunganya)
2. kelompok 1 dan 2 : 6 jenis rumput, bandotan/wedusan+bunganya.
3. kelompok 3 dan 4 : talas daun hijau, sri rejeki, (kalau bisa yang sudah berbunga)
4. kelompok 5 dan 6 : bunga matahari, 6 tumbuhan keningkir+bunganya.
*NB : nomor 1 tanggung jawab kelas
Pembagian topik materi Biologi molekuler mahasiswa semester VI
Kelompok 1 : Komponen sitoplasmik pada sel hewan dan tumbuhan beserta perbedaannya.
kelompok 2 : proses respirasi selular (mitokondria) dan fotosintesis (kloroplas)
kelompok 3 : konsep gen, DNA dan kromosom
kelompok 4 : replikasi DNA
kelompok 5 : sintesis protein tahap translasi pada eukariotik
kelompok 6 : aplikasi teknologi DNA
Buat makalah, diprint tidak dijilid, kirim softfile ke email : bio_anwary@yahoo.com, maksimal sehari sebelum presentasi.
Kelompok 1 : Komponen sitoplasmik pada sel hewan dan tumbuhan beserta perbedaannya.
kelompok 2 : proses respirasi selular (mitokondria) dan fotosintesis (kloroplas)
kelompok 3 : konsep gen, DNA dan kromosom
kelompok 4 : replikasi DNA
kelompok 5 : sintesis protein tahap translasi pada eukariotik
kelompok 6 : aplikasi teknologi DNA
Buat makalah, diprint tidak dijilid, kirim softfile ke email : bio_anwary@yahoo.com, maksimal sehari sebelum presentasi.
Senin, 22 Februari 2016
Pembagian Topik materi histologi tiap kelompok mahasiswa semester II
- kelompok 1 : KD 2 ( epitel kelenjar). KD 8 (histologis tenggorokan, bronkus dan bronkiolus)
- kelompok 2 : KD 3 (jaringan ikat sejati : jar.ikat padat dan jar. ikat longgar). KD 9 (histologis lambung,)
- kelompok 3 : KD 4 (komponen sel pada tulang, osteogenesis), KD 10 ( histologis kelenjar pencernaan)
- kelompok 4 : KD 5 (sinapsis, neurotransmitter, proses jalannya impuls/neurotransmitter dalam sistem saraf), KD 11 (histologis Vesika urinaria dan uretra)
- kelompok 5 : KD 6 (Model Pergeseran Filamen pada kontraksi dan relaksasi otot rangka, Neuromuscular Junction) KD 12 (histologis Adneksa kulit)
Senin, 11 Januari 2016
Remidial Test (for students of the 7th semester)
1. how can molecular biology techniques be used to identify condition in fetal or adult humans?provide two examples
2. what is gen therapy? explain the differences between ex vivo and in vivo gen therapy and give an example of a human genetic disease treated by therapeutic genes can be delivered into cells, and discuss challenges scientist must solve to make gene therapy an effective technique for treating human genetic disease condition.
3. briefly describe how the human genom project is expected to result in advances in medical biotechnology.
4. in 2000, an 8 years old girl in california who was suffering from rare fatal blood disorder called fanconi anemia received a life-saving transplant of cord blood from her newborn brother. the controversy about this treatment was that her brother was conceived through in vivo fertilization and doctors selected his embryo from several for implantation after revealed he would not have fanconi anemia and would be a good tissue match for his sister. is it ethical?
NB:
worked on the folio striped paper
handwritten
Maximum collected dated January 22, 2016
there should be no answer at between friends
1. how can molecular biology techniques be used to identify condition in fetal or adult humans?provide two examples
2. what is gen therapy? explain the differences between ex vivo and in vivo gen therapy and give an example of a human genetic disease treated by therapeutic genes can be delivered into cells, and discuss challenges scientist must solve to make gene therapy an effective technique for treating human genetic disease condition.
3. briefly describe how the human genom project is expected to result in advances in medical biotechnology.
4. in 2000, an 8 years old girl in california who was suffering from rare fatal blood disorder called fanconi anemia received a life-saving transplant of cord blood from her newborn brother. the controversy about this treatment was that her brother was conceived through in vivo fertilization and doctors selected his embryo from several for implantation after revealed he would not have fanconi anemia and would be a good tissue match for his sister. is it ethical?
NB:
worked on the folio striped paper
handwritten
Maximum collected dated January 22, 2016
there should be no answer at between friends
Langganan:
Postingan (Atom)

